Latar
Belakang
Sejak bulan Maret 2020 kegiatan belajar
mengajar mengalami perubahan drastis. Pembelajaran yang biasanya dilakukan di
sekolah melalui tatap muka langsung antara guru dan siswa sejak saat itu
dihentikan. Penyebab perubahan tersebut yaitu semakin mengganasnya penyeberan
virus corona. Pembejaran daring (dalam jaringan) merupakan pilihan agar Pendidikan
tetap berjalan.
Banyak platform menawarkan untuk digunakan
dalam pembelajaran jarak jauh tersebut diantaranya rumah belajar, media sosial,
Microsoft office 365, google classroom dan lain-lain. Penggunaan aplikasi
belajar yang diterapka di masing-masing sekolah tidak harus sama. Dalam satu
sekolah terdapat beberapa aplikasi yang digunakan guru dalam mengajar. Namun
ada juga guru yang menggunakan hanya satu aplikasi karena beberapa faktor
penyebab salah satunya adalah penguasaan tekhnologi Informasi (TI) yang masih
kurang.
Selama diberlakukannya sistem Pembelajaran
Jarak Jauh (PJJ) antusias siswa dalam mengikuti pelajaran nampak semakin hari
semakin berkurang. Hal itu terlihat dari semakin berkurangnya siswa yang mengisi
form daftar hadir dan yang mengumpul tugas dari guru. Salah satu penyebabnya karena
kurang bervariasinya metode/aplikasi pembelajaran yang digunakan guru. Siswa
terlihat merasa jenuh dan kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran
daring,.
Sehubungan
dengan hal tersebut di atas, melalui Video Conferense (Vicon) dengan aplikasi
daring google meet diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat siswa dalam
mengikuti pembelajaran.
Deskripsi
Aksi Nyata
Beberapa
hal dilakukan dalam melaksanakan aksi nyata ini yaitu :
1. Mengidentifikasi
penyebab semakin berkurangnya siswa yang mengikuti pembelajaran daring;
2. Menentukan
metode/aplikasi pembelajaran yang diduga dapat memotivasi siswa untuk mengikuti
pembelajaran daring;
3. Menjadwalkan
pembelajaran daring dengan menggunakan google meet;
4. Melaksanakan
pembelajaran daring dengan menggunakan google meet.
Aksi
nyata pemanfaatan google meet ini dilakukan karena:
1. Sejak
awal diberlakukan PJJ dengan sistem daring, kebanyakan guru hanya menggunakan
media sosial (medsos) sebagai sarana pembelajaran;
2. Siswa
merasa jenuh karena kurang bervariasinya metode pembelajaran daring yang
dilakukan guru;
3. Aplikasi
google meet mempunyai durasi penggunaan tanpa batas (unlimited) sehingga tidak
khawatir terputus saat pembelajaran karena kehabisan waktu;
4. Aplikasi
google meet dapat dimanfaatkan secara gratis dengan mengikuti syarat dan
ketentuan yang berlaku sebelum menggunakannya.
Hasil Pelaksanaan Aksi
Nyata
Pelaksanaan
aksi nyata pemanfaatan google meet dalam pembelajaran daring ini boleh
dikatakan berhasil karena kehadiran siswa bertambah bila dibandingan dengan
pembelajaran mengggunakan medsos atau google classroom.
Pembelajaran yang didapat
Pembelajaran yang diperoleh dari pelaksanaan
aksi nyata ini adalah sebagai berikut:
1. Tingkat
kehadiran siswa dalam mengikuti pembelajaran daring meningkat bila dibandingan
pembelajaran sebelumnya;
2. Siswa
dan guru harus menyiapkan kuota internet sebelum mengikuti pembelajaran;
3. Kualitas
jaringan sangat mempengaruhi pelaksanaan aksi nyata ini.
Rencana
perbaikan di masa mendatang
Selain
menggunakan aplikasi google meet, pelaksanaan selanjutnya akan menggunakan
fasilitas lain dari google yang juga mendukung pembelajaran daring seperti
penggunakan papan tulis digital google Jamboard dan lain-lain.
Dokumentasi
Pelaksanaan Aksi Nyata



Tidak ada komentar:
Posting Komentar